Janjimu ,Janji palsu.
Opini,oleh: Jelo jehalu
Menjalin hubungan cinta maupun dalam sosial adalah hal yang semua orang inginkan,bagaimana mungkin seorang manusia hidup tanpa cinta yang mana sudah sewajarmya sebagai mahluk sosial dia berhak untuk di cintai dan mencintai. Ketika kita membicarakan sebuah hubungan baik cinta maupun sosial,satu hal yang menjadi harapannya adalah di dalam hubungan itu tidak terjadi penghkianatan,yang mana bagi saya pengkianatan itu seperti memberikan janji palsu kepada orang atau obyek dari hubungan tersebut, baik yang di lakukan oleh pasangan laki-laki maupun pasangan perempuan. Mengapa demikian?. Tentu ini pertanyaan yang sangat penting untuk di refleksikan terlebih kusus yang saat ini menjalin hubungan pacaran dengan kekasih hati😊. Bagi saya kenyamanan akan tercipta bila tidak ada dusta dalam hubungan tersebut. Buat apa kita berharap untuk setia karena nyaman kalau janji saja di ingkari?, hubungan yang selalu memberikan janji palsu adalah kesalahan yang sangat fatal sekali dan pasti akan berujung pada perpisahan yang membwa kegalauan dalam hidup.
Memberi perhatian tanpa rasa cinta memang suatu hal yang seringkali terjadi dalam urusan PDKT maupun dalam hal pacaran dan ini sama halnya seperti yang di lakukan oleh elite politik ,mereka meberi janji untuk membangun suatu daerah misalnya tapi itu semua omong kosong. Bisa di banyangkan bagaimana rasanya ketika kita di tipu dengan rayuan manis yang membuat kita tersenyum,lalu di tikam dengan kebijakan pro kapitalis dan mengeluarkan opini yang seakan mereka ada bersama rakyat padahal itu hanya tindakan untuk menyembunyikan fakta agar masyarakat tidak terlalu galau dengan kebijakan yang di keluarkan.
Dalam konteks hubungan antara masyarakat dan pemerintah kerap kali janji palsu itu ada dan terjadi ,dan biasanya hal ini di lakukan untuk mendapatkan kursi kekuasaan dan bisa juga ketika sudah mendapatkan kekuasaan. Misalnya PHP yang di lakukan sebelum mendapatkan kursi kekuasaan adalah memberi janji untuk mensejahterakan masyarakat dengan menghadirkan pembangunan, hal ini biasanya di lakukan oleh elite politik dalam berkampanye untuk meningkatkan elektabilitas, lalu kemudian untuk PHP yang di lakukan oleh pemerintah yang sudah mendapatkan kekuasaan misalnya, pembangunan dermaga di kecamatan macang pacar tepatnya di desa bari,kecamatan macang pacar.
Perencanaan pembangunan dermaga niaga ini sudah berjalan sejak tahun 2012 dengan mengahadirkan dinas terkait untuk mensurvei apakah dermaga ini layak untuk di bangun di bari, dari hasil kajian ini bahwa dinas terkait merekomendasikan bahwa bari layak untuk di bangun dermaga peti kemas/niaga, bukan hanya itu pembebasan lahan oleh masyarakat sudah di lakukan dan itu di berikan dengan harga yang sebenarnya tidak sesuai dengan harga pasaran tanah di bari. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan bahwa masyarakat memberikan lahan dengan harga murah sebagi bentuk partisipasi masyarakat untuk menjemput program pemerintah untuk pemerataan pembangunan, Namun semua hanyalah sebuah fiktif belaka, kebahagiaan yang sebelumya di rasakan oleh masyarakat macang pacar kini di balut dengan kesedihan mendengar sebuah kabar bahwa dermaga ini akan di pindahkan lokasinya dengan berbagai alasan yang bagi saya itu belum.kuat untuk menjadikan alasan dalam menjawab pertanyaan mengapa di pindahkan?.
Ini yang menunjukan bahwa janji pemerintah hanyalah janji palsu untuk masyarakat macang pacar. Sebagai masyrakat macang pacar tentu saya sangat kecewa dengan hal seperti ini dan ini merupakan sebuah bentuk kebohongan untuk rakyat.
Kupang ,22 januari 2020.
Menjalin hubungan cinta maupun dalam sosial adalah hal yang semua orang inginkan,bagaimana mungkin seorang manusia hidup tanpa cinta yang mana sudah sewajarmya sebagai mahluk sosial dia berhak untuk di cintai dan mencintai. Ketika kita membicarakan sebuah hubungan baik cinta maupun sosial,satu hal yang menjadi harapannya adalah di dalam hubungan itu tidak terjadi penghkianatan,yang mana bagi saya pengkianatan itu seperti memberikan janji palsu kepada orang atau obyek dari hubungan tersebut, baik yang di lakukan oleh pasangan laki-laki maupun pasangan perempuan. Mengapa demikian?. Tentu ini pertanyaan yang sangat penting untuk di refleksikan terlebih kusus yang saat ini menjalin hubungan pacaran dengan kekasih hati😊. Bagi saya kenyamanan akan tercipta bila tidak ada dusta dalam hubungan tersebut. Buat apa kita berharap untuk setia karena nyaman kalau janji saja di ingkari?, hubungan yang selalu memberikan janji palsu adalah kesalahan yang sangat fatal sekali dan pasti akan berujung pada perpisahan yang membwa kegalauan dalam hidup.
Memberi perhatian tanpa rasa cinta memang suatu hal yang seringkali terjadi dalam urusan PDKT maupun dalam hal pacaran dan ini sama halnya seperti yang di lakukan oleh elite politik ,mereka meberi janji untuk membangun suatu daerah misalnya tapi itu semua omong kosong. Bisa di banyangkan bagaimana rasanya ketika kita di tipu dengan rayuan manis yang membuat kita tersenyum,lalu di tikam dengan kebijakan pro kapitalis dan mengeluarkan opini yang seakan mereka ada bersama rakyat padahal itu hanya tindakan untuk menyembunyikan fakta agar masyarakat tidak terlalu galau dengan kebijakan yang di keluarkan.
Dalam konteks hubungan antara masyarakat dan pemerintah kerap kali janji palsu itu ada dan terjadi ,dan biasanya hal ini di lakukan untuk mendapatkan kursi kekuasaan dan bisa juga ketika sudah mendapatkan kekuasaan. Misalnya PHP yang di lakukan sebelum mendapatkan kursi kekuasaan adalah memberi janji untuk mensejahterakan masyarakat dengan menghadirkan pembangunan, hal ini biasanya di lakukan oleh elite politik dalam berkampanye untuk meningkatkan elektabilitas, lalu kemudian untuk PHP yang di lakukan oleh pemerintah yang sudah mendapatkan kekuasaan misalnya, pembangunan dermaga di kecamatan macang pacar tepatnya di desa bari,kecamatan macang pacar.
Perencanaan pembangunan dermaga niaga ini sudah berjalan sejak tahun 2012 dengan mengahadirkan dinas terkait untuk mensurvei apakah dermaga ini layak untuk di bangun di bari, dari hasil kajian ini bahwa dinas terkait merekomendasikan bahwa bari layak untuk di bangun dermaga peti kemas/niaga, bukan hanya itu pembebasan lahan oleh masyarakat sudah di lakukan dan itu di berikan dengan harga yang sebenarnya tidak sesuai dengan harga pasaran tanah di bari. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan bahwa masyarakat memberikan lahan dengan harga murah sebagi bentuk partisipasi masyarakat untuk menjemput program pemerintah untuk pemerataan pembangunan, Namun semua hanyalah sebuah fiktif belaka, kebahagiaan yang sebelumya di rasakan oleh masyarakat macang pacar kini di balut dengan kesedihan mendengar sebuah kabar bahwa dermaga ini akan di pindahkan lokasinya dengan berbagai alasan yang bagi saya itu belum.kuat untuk menjadikan alasan dalam menjawab pertanyaan mengapa di pindahkan?.
Ini yang menunjukan bahwa janji pemerintah hanyalah janji palsu untuk masyarakat macang pacar. Sebagai masyrakat macang pacar tentu saya sangat kecewa dengan hal seperti ini dan ini merupakan sebuah bentuk kebohongan untuk rakyat.
Kupang ,22 januari 2020.


Komentar
Posting Komentar