Menahan Rindu di Tanah Rantau

 Oleh : jelo jehalu

    Menjadi seorang perantau adalah hal yang tidak mudah seperti kata-kata dari mulut manis politisi, mengadu nasip di tanah orang, baik untuk mencari nafkah maupun yang menempuh pendidikan adalah suatu hal yang dapat menguji sejauh mana seorang anak rantau bertahan dengan keadaan yang tidak memungkinkanya untuk bertahan. Suka duka yang di alami oleh perantau adalah konsekwensi yang harus di terima oleh perantau.
    Meninggalkan orang-orang yang kita cintai terutama keluarga adalah hal yang tidak mudah tetapi karena keadaan yang memaksa kita untuk merantau mau tidak mau kita harus menuruti takdir untuk merantau, keunikan di tanah kelahiran adalah tantangan kita untuk terus bertahan menikamati indahnya hidup di tanah kelahiran, bercengkrama bersama dengan  keluarga, teman-teman, serta menikmati indahnya kebersamaan bersama keluarga besar di kampung halaman tempat awal kita belajar bagaimana hidup yang seharusnya di pupuk untuk terus bertumbuh dan berkembang menghasilkan sesuatu yang baik untuk di tiru dan di guguh. Hal inilah yang membuat kita harus memilih untuk tetap bertahan ataukah kita harus merantau meninggalkan indahnya keunikan di tanah kelahiran kita.
 
 Momen Natal dan tahun baru.
   Natal merupakan momen yang paling indah bagi umat kristiani kususnya. Kelahiran sang juru selamat adalah perayaan besar umat kristiani. Untuk mensykuri kedatangan sang juru selamat serta untuk mensykuri dan menikmati tahun baru tentu banyak hal yang di lakukan oleh keluarga ataupun orang- orang yang merayakannya.
  Momen natal dan tahun baru merupakan hal unik yang memang tidak bisa di lupakan, berkumpul bersama keluarga ,merayakan natal dan tahun baru bersama dan banyak hal lain yang menarik pada moment natal dan tahun baru.
  Sebagai anak rantau yang tidak sempat lagi untuk merayakan atau menikmati suasana natal dan tahun baru seperti sebelumnya, tentu sangatlah tidak mudah, kita hanya menahan rindu dengan menikamati indahnya natal di tanah rantau. Meskipun rindu yang semakin membiru untuk kembali berkumpul, bercengkrama bersama keluraga namun hal itu hanya sebatas kerinduan.
    # selamat natal dan tahun baru untuk semua keluragaku,dan juga untuk kita semua yang turut berbahagia dengan kehadiran sang juru selamat dunia#.
    @salam rindu dari perantauan
 

 

  

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer