Peran Agama dalam roda politik Indonesia.

Negara Indonesia memiliki pancasila sebagai dasar negara.
  Dalam pancasila , Ada 5 butir atau ada lima sila dalam pancasila. Di mana ke lima sila tersebut mempunyai arti dan makna untuk di praktekan oleh masyrakat indonesia Demi tercapainya indonesia yang harmonis .Pada sila pertama tercantum atau berbunyi "Ketuhanan yang Maha Esa"
Dari bunyi sila pertama ini kita dapat mengetahui bahwa masyarakat indonesia memiliki ketuhanan atau umat yang beragama.
  Keberadaan agama dalam diri masyarakat indonesia pada umumnya di bawa sejak lahir.
 Agama mempunyaiAndil atau peran penting dalam kehidupan seseorang. Dalam artian agama di jadikan oleh masyrakat sebagai pedoman dalam bertingkah laku.,Agama selalu mengajarkan yang terbaik kepada pengikutnya entah itu agama apa yang jelas agama tidak mengajarkan yang buruk kepada pengikutnya. Tetapi yang menjadi persoalan dan yang perlu di pertanyaakan sekarang adalah Apakah orang yang beragama cendrung berprilaku baik sesuai dengan ajaran yang di ajarkan oleh Agamanya? Ataukah sebaliknya.
 Untuk menjawab pertanyaan yang penuh bermakna tersebut kita bisa melihat problematika yang terjadi di negara kita sekarang,begitu banyak persoalan2 yang memang persoalan tersebut tidak sesuai dengan norma agama yang di anut. Nah ,sekarang mari kita kaitkan dengan situasi politik di negara indonesia sekarang ., kita semua tau bahwa tahun 2019  merupakan tahun politik bagi negara indonsia,  di mana terjadi pemilu serentak yang sudah di laksanakan beberapa waktu lalu.
Persaingan untuk di pilih oleh rakyat sangat ketat. Banyak cara yang di lakukan oleh bakal calon dan relawan dari calon tersebut untuk meraih semua yang mereka targetkan.Cara-cara tersebut bisa berupa cara positif dan negatif.     Tetapi saat ini saya mengambil salah satu dari cara di atas yaitu "cara negatif" . Tentu kita semua tau bahwa cara negatif seperti ini marak di lakukan oleh para politisi atau aktor politik dan juga Relawannya, seperti politik uang dan HOKS.
 Hoks adalah berita bohong yang berujung pada kejahatan hanya untuk kepentingan politik ,kita semua tau cara seperti ini seharusnya tidak di pantas di lakukan oleh aktor politik.
Masalah seperti ini sudah menjadi musuh bersama rakyat indonesia di mana untuk memberantas kasus seperti ini harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat ,lalu yang menjadi pertanyaan untuk kita semua adalah Apakah HOAKS merupakan perbuatan baik? Atau pantaskah berbohong berujung pada kejahatan untuk di terapkan dalam politik indonesia?.
 Untuk menjawab pertanyaan di atas saat ini saya mengajak kita semua untuk menjawabnya secara agama, selanjutnya mari kita melihat kembali fungsi dan peran agama yang sudah kita bahas di awal tadi.
 Agama tidak menagajarkan pengikutnya untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain termasuk berbohong/ HOAKS atau menjadi penyebar hoaks.Di sinilah peran agama dalam politik negri ini bagaimana agama itu sendiri mengajarkan yang terbaik untuk pengikutnya. Jadi dapatlah kita simpulkan bahwa hoaks merupakan suatu hal yang tidak sesuai dengan norma agama.
 Seandainya aktor politik di indonesia dalam menempuh targetnya menjadi seorang pemimpin selalu mengandalkan dan menjadikan agama sebagai pedoman, maka kita yakin demokrasi di indonesia akan berjalam dengan lancar tanpa ada kericuhan .Pada akhirnya kita kita ketahui bersama bahwa agama mempunyai andil besar dalam demokrasi indonesia,agama tidak terlibat dalam politik praktis tetapi dengan ajarannya kita dapat berpolitik dengan baik tanpa ada permusuhan yang berujung pada disintegrasi sosial.

#jelo jehalu#

Komentar